::DeLaKeke::

Kenangan Harapan Cinta dan Persahabatan

Pagi yang dingin membangunkan aku dari tidur yang nyenyak,Mata ingin dibuka, oh My God....ada apa gerangan, seakan ada yang menahan kelopak mata ini. Aku berteriak "Ayah apa yang terjadi?"."Ngga pa pa Nak,itu cuman penyakit mata aja, Sini Ayah bersihin pakai air dingin ini". Diusapnya mata ini dengan kelembutan tangan Kerasnya, menggambarkan kasih sayangnya.Setiap malamku dia menyanyikan Lagu-lagu perjuangan dan dia menerjemahkan kedalam bahasa daerah karena aku ingin mendengarkan dengan versi lain, dia mendongengkan aku tentang kebaikan dan keburukan yang selalu dimenangkan oleh kebaikan walaupun dengan jalan yang berliku dan harus mengeluarkan air mata untuk mencapai kebahagiaan. Tapi kadang dengan kenakalanku, wajahnya begitu merah tanda kemarahan yang masih bisa dipendam, tapi setelah itu dia menasehatiku untuk tidak mengulanginya. Dia yang mengajariku tentang kerasnya hidup ini. Dimana pernah kami tinggal disebuah daerah yang sepi yang hanya ditemani burung2 malam yang membuatku takut, lebatnya pepohonan yang memberikan bermacam buahan yang segar dan indahnya pegunungan yang subur dan hijau. Dia yang mengajarkan untuk menghargai orang lain, jangan menyusahkan mereka, tapi bersusahlah buat mereka, dan janganlah mengharapkan apa yang telah kamu buat.Sekarang.....apakah semua itu telah aku lakukan?,Kadang..Aku juga khilaf, aku sering melawan, ga mendengarkannya karena aku merasa yang kulakukan lebih baik dari pandangannya. Kadang sebulan aku ga memberikan kabar, bahkan 2 bulan, 3 bulan sampai setahun. Setiap Lebaran.....aku ga pulang, maafku aku titipkan. Aduh..dosa apa yang kulakukan ini,ak terlalu mencari jati diri yang aku ga tau dimana gerangan. Kadang aku ingin juga mendengar suaranya, tapi kenapa?, tak kunjung datang. Apakah sifat kami sama? kalau benar, mudah-mudahan dia mengerti dengan apa yang ada di hatiku. Ingin rasanya menangis, tapi air mata ini sudah kering, ingin marah, tapi amarah ini sudah habis, ingin kudiam saja, tapi ga akan menyelesaikan. Kujalani saja kehidupan ini, dan dengan petunjuk-Nya aku bisa kearah yang kutuju, dan dengan penerangan-Nya aku bisa ke arah yang cerah

11 komentar:

amin amin ya rabbalalamin...

eh ehh kejem ga pulang2... sampe hati ko.... :(

pulang pulang gih ;)

wew... lebaran nti pulang atuh a' makanya. Emang ga kangen gituh? hehe...jauh ya tapinyahhh...:P

mampiiiiirrrr.........

makanya... ko pulang mi kasian... pasti tuh ortu mu da sudah rindu skali mi sama kamu....

amiinnn...

tp,
pulang dulu sbntr gmn?

Waahh.. sempet2in pulang atuh :)

iya ya..? ortu emang kudu deket ama anaknya ya kl anaknya masi kecil ya? hhhwwaaaaaaaaa.........

dulu, aku selalu tak sependapat sama alm bapakku. kini aku sangat merindukannya. beruntungnya kamu yg masih memiliki ortu lengkap. telp ortumu sekarang juga. sekedar menanyakan kabar, percaya deh ortumu akan senang sekali mendapat kabar dari anaknya.

syuh...syuh...syuh...

[usir delakeke pulang]

About this blog

My Profile

Foto saya
Selami hatiku, maka engkau tau siapa diriku
Tapi Engkau tak kan tenggelam karnanya
Diriku hanyalah genangangan yang tak menghanyutkan
Baik Buruk tak perlu kau tanyakan kepadaku
Tapi aku berusaha menunjukannmu
Kata-kata diatas, Kata Kerikil doang yang ga ada artinya

My Status fb

Diberdayakan oleh Blogger.
Ada kesalahan di dalam gadget ini