::DeLaKeke::

Kenangan Harapan Cinta dan Persahabatan

Asrama Putra....
Tempat pertama yang gw tempati, sejak gw menginjakan kaki di Bandung, disini ternyata sudah berkumpul teman-teman yang berasal dari Sabang sampe Merauke, dalam dan luar negeri (baca :Timor Leste), berbagai logat bahasa bercampur disini Jawa, Sunda, Celebes, Ambon, Batak dan sebagainya...



Jadi tidak mengherankan, sampe sekarang gw ga fasih berlogat Sunda maupun bahasanya...



Disini pula gw pertama kali mendengar kata loe-loe gue gue mas mbak kang teteh...
pokoknya ramelah...gimana kerasanya tekanan logat batak, halusnya logat jawa (solo), cepatnya logat Ambon....


Asarama Putra..


Tempat yang awal-awalnya membuatku selalu kangen kampung halaman, sehingga membuatku selalu terbangun untuk menelpon...(yang punya HP waktu itu masih bisa dihitung)
Di wartel ternyata sudah berkumpul teman-teman yang kangen kampung halaman juga...
Biasanya waktunya subuh (diskon boooo...)dan gw harus menahan dingin sambil menelpon gw menggigil menahan dingin, sampe-sampe gw disangkain sakit karena ngomong gemetaran...

Asrama Putra...


Tempat pertama kali gw melihat teman-teman yang terkapar karena tipes dan deman berdarah (katanya sih penyakit mahasiswa...karena kerasnya kehidupan kampus dan ga ada monitor dari orang tua)


Asrama Putra


Tempat pertama gw belajar begadang, sampe pernah habis begadang gw sama teman (semua pada begadang) jalan-jalan ke alun-alun, pulang-pulang naik angkot ketiduran di angkot, sampe mimpi pula (bukan mimpi jorok ya..hehehe) pas bangun, eh...udah kelewatan..akhirnya naik angkot arah baliknya lagi....


3 kali gw berpindah kamar C-117 trus C-212 kemudian C-104 ( C menandakan Asrama Putra di Gedung C, angka yang terdepan menunjukan lantai)


Kalo Asrama Putri....(adanya di Gedung F)


sudah jelas ini tempat Putri, Lelaki pejantan tangguh maupun banci ga boleh masuk sampe kedalam kalo berkunjung, cukup di lobi aja....itupun cuma sampe jam 9 malam , jam malam diberlakukan di sini, ga seperti Asrama Putra yang bisa bebas, tapi ga sebebas-bebasnya, karena senior tetap mengawasi (heheh junior...)

2 komentar:

hehehe merasakan ged c berapa lama? saya abis itu banyak yg terusir dan jadilah penghuni2nya para dosen hehehehe

kapan jadinya asrama belakang sono..

Keep up the good work.

About this blog

My Profile

Foto saya
Selami hatiku, maka engkau tau siapa diriku
Tapi Engkau tak kan tenggelam karnanya
Diriku hanyalah genangangan yang tak menghanyutkan
Baik Buruk tak perlu kau tanyakan kepadaku
Tapi aku berusaha menunjukannmu
Kata-kata diatas, Kata Kerikil doang yang ga ada artinya

My Status fb

Diberdayakan oleh Blogger.
Ada kesalahan di dalam gadget ini