::DeLaKeke::

Kenangan Harapan Cinta dan Persahabatan

Hari ini para wanita, perempuan indonesia memperingati Hari Kartini.
Kartini identik dengan perempuan Indonesia bukan lelaki..
Kalo Lelaki identik dengan Samson ~ Naluri Lelaki...hihihi

Ayo sekarang kita nyanyiin Lagu Kartini..


Ibu kita Kartini --> buat yang punya ibu bernama Kartini saja

Putri sejati --> bukan banci ataupun lelaki


Putri Indonesia --> ikut Miss Universe juga ga?


Harum Namanya --> siapa nih?bukannya udah jelas namanya Kartini


udah ah..ntar gw dikeroyok sama pejuang emansipasi..soalnya mereka sekarang udah pada kuat-kuat..,jadi ga bisa dijajah lagi seperti dulu kala..

Sekarang mereka udah sejajar dengan kita..,tapi gw harap mereka ga melupakan kodratnya sebagai wanita, karena gw tetap berharap mereka akan menjadi ibu dari anak-anaknya, istri dari suaminya, jangan jadi selingkuhan tetangga, ntar anaknya dibilang "Koq ga sama sama Bapaknya, pasti anak tetangga nih..!!!"ya..iyalah...lha..wong ini anak tetangga yang cuman maen disini koq...hehehehe...

Hari Kartini identik dengan Kebaya, jadi perayaannya dimeriahkan dengan kebaya..coba dulu kartini udah mengenal bikini, pasti dimeriahkan dengan pesta di Pantai dong...,kayak di Pantai Hawaii..(jauh amatt...di Kuta Bali juga ada koq...)..Gw bingung, mau sejajar dengan cowok, Hari Kartini masih identik dengan kebaya..gimana bisa maju tuh...,kesannya lambat gitu lho...(pendapat gw yang ngawur nih...)

Don't tell anyone

5 komentar:

Nisa mengatakan... 4/21/2007 08:22:00 PM  

kebaya kan simbol wanita di indonesia gituh.kalau ga salah kan gak ada orang luar negeri yang baju cewena kebaya juga. huhuw~ harusnya bangga dong punya kostum sendiri (kebaya). :P

tapi bersyukur jaman skarang ga disuruh pake kebaya. kebayang ribetnya.. hihihi.

kamu lagi error lagi ya? :P

hohoho...
met hari kartini!

emang kodrat perempuan yang kayak apa? emang feminis yang kayak apa hayooo?
saya ga merasa feminis. tapi tmen-temen bilang "rik, kamu feminis bgt sih".
pokoknya perempuan harus canggih, ga cuma diketekin swami ato ayah. apa karena mikir bgitu sayah dibilang feminis?

ah... saya pusing sama pengotak-ngotakan bgitu. ada yg feminis, maskulin, marxis, bikin apalan kuliah nambah panjang ajah....

btw, no offense =)

@Nisa : aku bangga koq kebaya..tapi khan pakaian nasional bukan kebaya doang..hihihih
@Uthie : met Kartini juga
@sueb : Kodrat?menyusui, melahirkan, mengasuh itu termasuk kodrat wanita khan? dan itu kadang diabaikan demi mengejar kesetaraan geender...hihihi
Feminis, itu khan cuma fisik semata doang, bukan pola pikir yang harus perlu dimasalahin...
Koq pusing sama pengotak-ngotakan,itu khan tergantng topik dan konteks apa yang dibicarakan, di dalam skala besar saja kita sudah dikotak-kotakan dalam negara-negara, dalam keluarga pun pengotakan pasti ada, orang tua dan anak...jadi ga ada yang salah koq..dan tidak perlu dipusingkan...,selama itu tujuannya sama dan tidak saling bergesekan...hummm gw sedang berpikir sedikit diplomatis...hihihi

About this blog

My Profile

Foto saya
Selami hatiku, maka engkau tau siapa diriku
Tapi Engkau tak kan tenggelam karnanya
Diriku hanyalah genangangan yang tak menghanyutkan
Baik Buruk tak perlu kau tanyakan kepadaku
Tapi aku berusaha menunjukannmu
Kata-kata diatas, Kata Kerikil doang yang ga ada artinya

My Status fb

Diberdayakan oleh Blogger.
Ada kesalahan di dalam gadget ini